News

button-twitter.png button-facebook.png
user.png

Oleh: Arie Gilang

Selasa, 7 Januari 2020 00:12

Dilihat: 149 kali

LOMBA CIPTA LAGU BUMI DAN LINGKUNGAN HIDUP


Indonesia Bersama Universitas Trisakti mencari talenta muda mahasiswa/mahasiswi berkarya untuk Bumi dan Lungkungan Hidup lewat rangkaian kata dalam lirik lagu
FESTIVAL musik jazz di Indonesia kini bertambah lagi. Berbeda dari sekitar 10 festival musik jazz yang telah ada, Jazz Song of Earth Festival merupakan kompetisi cipta lagu dengan tema lingkungan hidup.

Puncak festival yang akan digelar 15 februari 2020 ini merupakan hasil kerjasama Ikatan Alumni Teknik Geologi Universitas Trisakti (Geosakti) dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF).

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti, Ali Reza menjelaskan jika ide festival itu berangkat dari banyaknya permasalahan lingkungan di Tanah Air. "Saat ini Indonesia punya banyak masalah lingkungan, seperti kabut asap dan juga banjir. Kemudian masalah mengenai pencemaran sampah plastik. Kami ingin mencoba mengkreasikan cara baru,bagaimana menyentuh hati nurani khalayak ramai untuk sedikit banyak aware terhadap isu lingkungan dengan musik Jazz".  

Untuk menjaring dan menyeleksi peserta, panitia menggunakan media daring. Peserta diharuskan mengunggah lagu jazz ciptaannya di kanal Youtube. Video yang mendapatkan "Like" terbanyak akan lolos seleksi, untuk selanjutnya dikurasi oleh Dewan Juri sebelum akhirnya ditampilkan dalam Jazz Song of Earth Festival yang rencananya akan mengambil tempat di Gelanggang Mahasiswa (Gema) Universitas Trisakti, Jakarta.

Seleksi tahap pertama kompetisi ini telah resmi dibuka pada 5 Oktober 2019, dua orang musisi jazz kenamaan akan terlibat dalam penjurian Kompetisi Cipta Lagu Jazz Song of Earth, mereka adalah Andre Hehanussa dan Chandra Darusman.

"Ini merupakan tantangan, pasti banyak anak milenial ini ingin bicara dari lagu atau lirik, tetapi mungkin tidak medapatkan wadah. Dan, saya menanggapi positif karena saya juga berangkat dari event lomba cipta seperti ini. Kami mencari lagu yang dapat merubah mindset seseorang membentuk sebuah karakter dan dapat menjadi sebuah budaya" terang Amir Z. Fitrat selaku ketua pelaksana.

Ia menambahkan jika pemenang dari kompetisi itu tidak hanya akan mendapatkan hadiah, melainkan juga diupayakan mendapatkan hak cipta untuk arransemen nada dan lirik yang dibuat.

 

(Sumber : IG@usakti_official)


Pusat Bahasa

Tentang Lembaga Budaya

Selamat datang di website Lembaga Budaya Universitas Trisakti, yang  berfungsi sebagai layanan  pembinaan budaya bangsa ke dalam kampus (internal), dan bersifat sosial edukatif bagi Mahasiswa, Tenaga Pendidik (Dosen) dan Tenaga Kependidikan (karyawan), disamping  bersifat public service bagi masyarakat luar kampus (eksternal).

Hubungi Kami



Website: www.trisakti.ac.id